Analisa Penetapan Kadar Zat Menguap pada barang Jadi SIR

Analisa Penetapan Kadar Zat Menguap  ( Volatile Matter ) pada barang Jadi SIR

Alat Bantu : Oven, Aluminium dish, gunting,neraca analitis, desicator, tatakan contoh.

Sebelum Analisa

  1. Pastikan Alat bantu sudah tersedia dan siap digunakan
  2. Siapkan sample uji yang sudah dihomogenisasi 
  3. Pastikan alat pelindung diri sudah dipakai.

Analisa
  1. Contoh uji yang telah di homogenisasi untuk penetapan Zat Menguap (VM) dikeluarkan dari kantong plastik. Kemudian potong dan timbang ± 10 gram dengan ketelitian mendekati 0,1 mg.
  2. Tipiskan dengan gilingan laboratorium hingga tebalnya masksimum 1,5 mm, lalu gunting menjadi potongan kecil ukuran 2,5 mm x 2,5 mm.
  3. Kemudian masukkan kedalam Aluminium dish yang telah dipanaskan di ddalam oven pada suhu 100 ˚C dan telah diketahui beratnya.
  4. Aluminium dish yang telah berisi karet, kemudian dipanaskan di dalam oven pada suhu 100  ± 3 ˚C, selama 2-3 Jam ( Sampai bobot tetap ).
  5. Kemudian dinginkan didalam desicator sampai suhu kamar ( ± 30 menit), lalu timbang dengan ketelitian mendekati 0,1 mg.
  6. Lakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut 
                                                           A - B
            % Kadar Zat Menguap = --------------- x 100 %
                                                              C

            A = Berat Aluminium Dish berikut contoh sebelum dipanaskan (gr)
            B = Berat Aluminium Dish berikut contoh sesudah dipanaskan (gr)
            C = Berat contoh Uji (gr).
            



Analisa Penetapan Kadar Abu (ASH Content) pada barang jadi SIR

Analisa Penetapan Kadar Abu (ASH Content) pada barang jadi SIR


Alat Bantu : Hot Plate, Crucible (cawan), muffle furnace,gunting, neraca analitis,desicator.

Sebelum Analisa :

  1. Pastikan alat bantu sudah tersedia dan siap digunakan.
  2. Siapkan sample uji yang sudah di homogenisasi 
  3. Pastikan alat pelindung diri sudah dipakai.

Analisa .
  1. Contoh uji yang telah di homogenisasi, kemudian ditimbang seberat ± 5 gram dengan ketelitian mendekati 0,1 mg.
  2. Gunting potongan uji tersebut menjadi potongan kecil-kecil lalu masukkan kedalam crucible 50 ml yang sebelumnya telah dipijarkan dan diketahui beratnya.
  3. Tekan Tombol "ON" untuk menghidupkan hot plate untuk membakar contoh uji yang ada ddalam crucible selama ± 2 jam sampai tidak berasap,
  4. Awasi/periksa bakaran dan pindahkan crucible yang telah mengering dan tidak berasap lagi. Angkat crucible dengan menggunakan alat penjepit.
  5. Tekan tombol "OFF" untuk mematikan hot plate setelah digunakan.
  6. Masukkan crucible kedalam Muffle Furnace untuk proses pemijaran.
  7. Tekan tombol "ON" untuk menghidupkan muffle furnace sampai suhu 550 ± 20˚C selama kira-kira 2 jam ( Sampai tidak mengandung jelaga lagi ).
  8. Dinginkan crucible yang berisi abu didalam desicator sampai suhu kamar (± 30 menit).
  9. Kemudian timbang dengan ketelitian 0,1 mg.
  10. Lakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut :
                                              A - B
                % Kadar Abu = -------------- x 100%
                                                 C

                    A = Berat Crucible Berikut Abu (gr)
                    B = Berat Crucible Kosong (gr)
                    C = Berat Potongan Uji (gr).


Analisa Kadar Kotoran ( Dirt Content ) barang jadi SIR

ANALISA KADAR KOTORAN ( DIRT CONTENT ) BARANG JADI SIR


Alat Bantu : Neraca Analitis, Oven,  Pemanas infra red (250 Watt), gunting, baki aluminium, desicator, saringan baja 325 mesh, erlenmeyer 500 ml, jeregen untuk terpentin sisa saringan, wadah terpentine mineral yang bersih, buret otomatis, botol semprot, slide proyektor, ultra sonic bath.



Sebelum Analisa :

  1. Check keadaan lampu Infra-Red Heater dan pastikan Kondisi lampu dalam keadaan bagus jika ada yang rusak / retak harus segera diganti.
  2. Perhatikan kondisi erlenmeyer yang digunakan harus dalam keadaan bagus dan bersih, jika ada yang rusak / retak dan kotor harus segera diganti.
  3. Pastikan alat bantu lainnya dan bahan kimia sudah tersedia.
  4. Siapkan sample uji yang sudah di homogenisasi.
  5. Pastikan Alat Pelindung diri sudah dipakai.
Analisa :
  1. Timbang ± 10 gram lembaran contoh karet yang telah tersedia dengan ketelitian mendekati 0,1 mg, kemudian digunting kecil-kecil menjadi 12 - 15 potongan atau dihaluskan , lalu masukkan kedalam erlenmeyer 500 ml yang telah berisi 250 ml mineral terpentine dan 1-2 ml Peptiser (RPA).
  2. Tekan andel "ON" untuk menghidupkan lampu Infra Red Heater .
  3. Letakkan / susun erlenmeyer yang sudah berisi terpentine, Contoh SIR dan RPA diatas pemanas Infra Red Heater , atur jarak antara erlenmeyer agar tidak saling menyentuh satu dengan yang lainnya, kemudian awasi masakan agar tidak terjadi kebakaran dengan meminddahkan erlenmeyer yang telah mendidih kepinggir.
  4. Panaskan diatas Infra Red Heater 1,5 - 2 jam pada suhu  120˚C  ± 5˚C dan kocok sekali - kali untuk mempercepat pelarutan. Bila karet telah larut dengan sempurna, angkat erlenmeyer tersebut dengan menggunakan sarung tangan / karet pelindung panas.
  5. Tekan andel "OFF" untuk mematikan lampu Infra Red Heater setelah selesai di gunakan.
  6. Saring dalam keadaan panas secara dekantasi melalui ssaringan yang bersih.
  7. Saringan yang akan digunakan, sebelumnya harus dikeringkan dalam Oven ± 100˚C dan ± 1 jam. Setelah didinginkan kedalam desicator sampai sihu kamar ± 30 menit lalu ditimbang untuk mengetahui berat kosongnya.
  8. Cuci kotoran dalam erlenmeyer 2 kali masing - masing dengan 30-50 ml terpentine panas. Usahakan agar seluruh sisa kotoran terbawa ke dalam saringan.
  9. Keringkan saringan yang berisi kotoran didalam oven pada suhu 90 - 100˚C selama 1 jam lalu dinginkan dalam desicator ± 30 menit, dan timbang dengan ketelitian mendekati 0,1 mg
  10. Lakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut :
                                                               A - B
                     % Kadar Kotoran = -------------------- x 100%
                                                                  C

                       A = Berat saringan berikut kotoran (gr)
                       B = Berat saringan Kosong (gr)
                       C = Berat potong uji (gr)

Penyeragaman Contoh SIR

PENYERAGAMAN CONTOH SIR

Alat Bantu : Gilingan laboratorium, gunting, kantongan plastik, label.

Sebelum Penggilingan.

  1. Pastikan Alat Bantu sudah tersedia dan siap digunakan.
  2. Siapkan Sample Uji SIR yang akan di homogenisasi 
  3. Pastikan Alat Pelindung Diri sudah dipakai.



Proses Penggilingan.

  1. Tekan tombol "ON" untuk menghidupkan gilingan dalam memulai pengoperasian.
  2. Satukan kedua Contoh karet ( Contoh diambil dari tempat pengolahan SIR) dan giling sebanyak enam kali melalui gilingan laboratorium dengan celah rol 1,65 mm dengan ukuran rol minimum diameter 150 mm x 300 mm panjang. Lakukan secara hati-hati penggilingan dengan jarak minmum tangan dengan rol gilingan 10 cm.
  3. Rol gilingan dijalankan dengan perbandingan kecepatan 1 : 1,4 ± 0,1dan dinginkan rol dengan aliran air sesuai pada suhu kamar.
  4. Setiap kali penggilingan, lembaran karet digulung dan salah satu ujung gulungan dimasukkan kembali ke gilingan pada penggilingan berikutnya.Pada gilingan ke enam, lembaran karet tidak digulung melainkan dilipat dua.
  5. Tekan tombol "OFF" untuk mematikan gilingan setelah selesai bekerja.
  6. Lembaran karet yang telah diseragamkan tersebut digunting menjadi dua bagian yang dipergunakan untuk :
          A. Contoh pertinggal/Paralel test untuk keperluan mampu telusur.
          B. Contoh Uji, yang masing-masing berat contohnya ialah :
  • Penetapan Kadar kotoran ( Dirt Content )                            =  20  - 25 gram
  • Penetapan Kadar Abu ( Ash Content )                                 =   10 - 15 gram
  • Penetapan Zat Menguap ( Volatile Matter )                         =    20 - 25 gram
  •  Penetapan PRI                                                                     =   15 - 25 gram
  • Penetapan % Nitrogen                                                          =    5  - 10 gram
  • Penetapan ASHT                                                                  =   15 - 25 gram
  • Penetapan  Mooney Viscosity                                              =  100-150 gram
  • Penetapan Warna ( SIR 3 L )                                               =   15 - 25 gram    
  • (Khusus penetapan Zat menguap contoh uji disimpan dalam kantong plastik segera setelah penyeragaman dan pengguntingan).


                              

Jenis parameter analisa yang akan dilakukan untuk barang jadi SIR

PARAMETER YANG AKAN DI ANALISA PADA CONTOH BARANG JADI SIR 


  1. Penyeragaman Contoh SIR
  2. Menganalisa Penetapan Kadar Kotoran (Dirt Content) pada contoh barang jadi SIR
  3. Menganalisa Penetapan Kadar Abu (Ash Content) pada contoh barang jadi SIR
  4. Menganalisa Penetapan Kadar Zat Menguap (Volatile Matter) pada contoh barang jadi SIR
  5. Menganalisa Penetapan PRI  pada contoh barang jadi SIR
  6. Menganalisa Penetapan Nitrogent  pada contoh barang jadi SIR
  7. Menganalisa Accelerated Storage Hardening Test (ASHT)  pada contoh barang jadi SIR
  8. Menganalisa Mooney Viscosity  pada contoh barang jadi SIR
  9. Menganalisa Lovibond Colour  pada contoh barang jadi SIR 3 L
Inilah parameter yang akan dikerjakan analisanya terhadap karet barang jadi SIR..

Menguraikan tentang metoda analisa Lovibond Colour pada contoh barang jadi SIR

Cara analisa Lovibond Colour pada contoh barang jadi SIR Alat Bantu : Gilingan,mesin kempa hidrolik, cetakan, warna standard, Wallace p...